Sabtu, 24 Oktober 2009

Magang di Agrowisata Batu

Sektor pertanian merupakan sektor utama dalam perekonomian bangsa Indonesia. Potensi alam Indonesia melalui kondisi alam dan geografisnya, telah membawa Indonesia sebagai daerah tropis yang subur dengan beragam potensi flora maupun faunanya untuk tumbuh dan berkembang. Sebagai negara agraris, sebagian besar penduduknya menjadikan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan. Peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan menuntut pengelolaan pertanian yang lebih intensif untuk dapat memberikan hasil yang lebih tinggi, baik tanaman pangan maupun komoditi hortikultura. Misalnya dengan penggunaan bibit unggul, pestisida, pupuk, dan sebagainya.
Negara Indonesia merupakan salah satu negara agraris yang memiliki potensi untuk mengembangkan buah-buahan tropis, tanaman hortikultura, sayur-sayuran dan tanaman pangan. Banyak sekali tanaman tropis yang komersial. Di daerah Batu Malang mempunyai iklim yang sesuai untuk budidaya tanaman tropis. Di daerah tersebut banyak dikembangkan usaha agrowisata. Salah satunya adalah PT. Kusuma Satria Dina Sasri Wisata Jaya Batu Malang. PT. Kusuma Satria Dina Sasri Wisata Jaya Batu Malang mengusahakan sayuran dan buah-buahan yaitu sawi, kangkung, baby kailan, romain, bayam, paprika, tomat cherry, apel, jambu biji dan strawberry. Dalam usaha agrowisata selain hasil pertaniannya dapat memberikan masukan, di sisi lain akan menimbulkan daya tarik sebagai tempat wisata.
Dalam rangka upaya penyelarasan antara status pencapaian pembelajaran di kampus dengan dinamika perkembangan kegiatan usaha di sektor pertanian dan strategi peningkatan kompetensi lulusan, perlu dilaksanakan kegiatan magang mahasiswa. Dengan kegiatan magang, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan teori perkuliahan ke dalam dunia kerja. Hal tersebut akan mengasah kemampuan berfikir dan memberikan pengalaman serta ketrampilan kerja. Sebagai mahasiswa pertanian diharapkan mampu mengembangkan sektor pertanian di Indonesia. Dengan kegiatan magang di PT. Kusuma Satria Dina Sasri Wisata Jaya Malang akan membiasakan mahasiswa untuk bekerjasama dalam tim, baik antar sesama peserta maupun dengn staf institusi mitra dengan latar belakang ilmu berbeda. Melalui pola ini diharapkan mahasiswa akan terbiasa untuk menerima perbedaan pendapat, mampu beradaptasi di lingkungan baru, dan mengurangi egoisme bahkan arogansi yang dilatarbelakangi disiplin ilmu berbeda. Dengan demikian, kegiatan magang akan memberikan dampak terhadap peningkatan aspek-aspek yang berkaitan dengan pengembangan sikap. Melalui kegiatan magang mahasiswa dapat melatih kepekaan mengidentifikasi permasalahan dan mencari alternatif solusi melalui pendekatan lintas disiplin ilmu guna meningkatkan kemampuan intelektualnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar